Area intim Anda akan mencapai keseimbangan sesuai dengan
perawatan yang Anda lakukan. Vagina menghasilkan sekresi untuk mengatur dan
membersihkan diri serta menjaga lingkungan asam tetap seimbang. Setiap gangguan
keseimbangan akan menghasilkan pertumbuhan bakteri jahat. Namun, banyak dari
kita tidak tahu kebiasaan sehari-hari yang dapat mengganggu keseimbangan alami
vagina.
Perhatikan beberapa hal yang dapat mempengaruhi keseimbangan
alami vagina:
- Pembersih kewanitaan yang kurang memadai
- Pakaian dalam sintetis
- Pakaian ketat (seperti skinny jeans dan beberapa pakaian olahraga)
- Penggunaan harian panty liners
- Aktivitas seksual yang intens (air mani bersifat basa dan mempengaruhi keasaman vagina)
- Pembersih kewanitaan model spray/semprot
- Aroma yang berlebihan (dari sabun wangi atau pembersih)
- Kertas toilet berwarna dan beraroma
- Pil KB
- Terapi antibiotik
- Stres atau kelelahan
- Pola makan yang buruk
Sources
Sobel JD. Vaginitis. The New England Journal of Medicine
(NEJM), 1997; 337(26): 1896-1903..
Eckert L. Acute vulvovaginitis. NEJM 2006; 355 (12):
1246-1252; 5 Jancin B. OB Gyne News Sep 1, 2000..
Sullivan A et al. Ecological Effects of Perorally
Administered Pivmecillinam on the Normal Vaginal Microflora. Antimicrob Agents
Chemother. 2005; 49(1): 170–175.
Runeman B. et al.The vulva skin microclimate: influence of
panty liners on temperature, humidity and pH. Acta Derm Venereol. 2003; 83(2):
88-92.
Dr. L. Brabin. Factors affecting vaginal pH levels among
female adolescents attending genitominary medicine clinics. Sexually
Transmitted Infections. 2005; 81; 483-487.






No comments:
Post a Comment